Langsung ke konten utama

Apa Saja Kegunaan dan Jenis Asuransi Ekspor? Berikut Ulasannya

Jenis Asuransi Ekspor


Asuransi ekspor merupakan salah satu jenis asuransi yang memberikan perlindungan kepada para eksportir dalam bentuk tanggungan terhadap berbagai resiko non payment dari pembeli yang berada di luar negeri. Dengan kata lain asuransi ekspor ini digunakan untuk meminimalisir berbagai resiko yang dapat terjadi ketika proses impor atau ekspor barang.

Resiko Dalam Kegiatan Ekspor

Secara umum ada dua hal yang menjadi resiko bagi mereka yang melakukan proses ekspor. Resiko tersebut adalah resiko komersial dan juga resiko politik. Resiko komersial meliputi resiko terjadinya pailit, perjanjian yang tidak sesuai atau cedera janji dan juga sang importir menolak untuk membayar barang yang di impornya karena tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Adapun resiko politik adalah berupa larangan transfer yang dilakukan oleh negara tujuan ekspor, pambatasan kuota ekspor, pencabutan izin ekspor dan juga terjadinya perang baik di negara sendiri ataupun di negara tujuan ekspor.

Sistem Ganti Rugi Dari Asuransi Ekspor

Ganti rugi yang dapat diterima dari asuransi ekspor maksimal hanya 85% saja dari total kerugian yang didapatkan si pengekspor. Adapun jenis perlindungan yang ditawarkan oleh asuransi ini adalah
·         Klausul A
Klausul A atau ICC A adalah untuk melindungi barang yang akan diekspor dari berbagai semua resiko yang mungkin terjadi kecuali untuk pengecualian tertentu yang sesuai dengan kesepakatan. Dapat dikatakan bahwa klausul A ini adalah asuransi terlengkap.
·         Klausul B
Klausul B atau ICC B adalah asuransi untuk memberikan perlindungan pada barang yang diekspor yang disebabkan oleh kecelakaan besar dan juga kerusakan yang disebabkan oleh cairan atau air.
·         Klausul C
Klausul C atau ICC C hanya memberikan perlindungan pada barang ekspor yang disebabkan oleh kecelakaan besar saja.

Siapakah Yang Dapat Menggunakan Asuransi Ekspor?

Eksportir yang memiliki hak untuk mendapatkan atau menggunakan asuransi hanyalah eksportir yang melakukan transaksi ekspor menggunakan term of payment saja. Sistem term of payment menyebabkan sang eksportir harus terlebih dahulu menyerahkan barang kepada pembeli dan pembayarannya akan dilaksanakan dikemudian hari. Karena itulah resiko yang dialami si eksportir sangat besar karena harus menerima pembayaran secara lunas diakhir.

Nah, itulah pentingnya menggunakan asuransi ekspor. Semoga bermanfaat.

http://www.exim.gov/what-we-do/export-credit-insurance

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Klaim Asuransi Pendidikan Anak dengan Mudah

Apa perbedaan Asuransi Pendidikan & Tabungan Pendidikan?

Mengapa harus mempunyai asuransi kesehatan? Lihat Faktanya!